Kamis, 07 Agustus 2008

Bahan Teknik Mesin

Bahan atau material yang sering dipakai di bidang teknik mesin sekarang ini mengalami peningkatan baik peningkatan kualitas maupun kuantitasnya. Hal ini disebabkan adanya teknologi yang mengharuskan adanya material baru dalam arti material yang lama sudah tidak dapat dipakai atau kurang efektif dalam pemakaiannya. Penyebab dari ini semua adalah bahwa memang oleh Alloh SWT menciptakan manusia ini dengan bekal selalu tidak puas dan selalu mencari-cari hal yang sekiranya dapat membuatnya merasa nyaman.
Kalau dibandingkan dengan zaman dahulu hingga sekarang sudah banyak sekali mengalami perubahan dalam modifikasi material yang disesuaikan dengan kebutuhan tentunya. Seperti racket bulu tangkis maupun bola tennis sampai saat ini masih terus dikembangkan untuk mencari sifat-sifat material yang memiliki sifat antara lain sangat ulet, kuat, keras dan ringan. Seberapa batasannya untuk pencarian material tersebut adalah tak terhingga batasannya karena sekarang sudah dapat material yang ringan tetapi dikemudian hari pasti masih kurang terasa ringa sehingga perlu diusahakan lagi bagaimana mencari material yang lebih ringan tersebut. Sehingga kita tidak akan terkejut apabila ada harga racket yang mengalami variasi yang sangat signifikan.
Kualitas material yang baik tentu dibutuhkan harga yang lebih tinggi. Kemungkinan yang mahal tidak karena bahan tersebut sudah langka atau sulit diperoleh tetapi yang paling mahal adalah teknologi proses pembuatan bahan tersebut. Karena untuk dapat mewujudkan adanya material yang sangat tangguh dibutuhkan adanya beberapa penelitian. Sehingga sebenarnya yang menjadikan material memiliki harga jual yang tinggi adalah penelitian untuk mewujudkan material yang tangguh tersebut.
Dari uraian tersebut marilah kita sebagai seorang yang bergerak dibidang akademik baik itu mahasiswa maupun dosen untuk berlomba-lomba melakukan penelitian sesuai bidangnya masing-masing untuk kemajuan Teknologi Indonesia. Bagaimana mewujudkan bangsa Indonesia yang tidak selalu ketergantungan pada negara lain.

Tidak ada komentar: